BADUNG, BALI EXPRESS – Tuntas sudah kasus pencurian dua Iphone yang dilakukan seorang wartawan bernama Mubinoto Amy, 40, di toilet terminal kedatangan domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Kamis (2/6) lalu. Bukan berakhir di meja hijau, melainkan secara damai melalui Restoratif Justice (RJ).

 

Kepastian itu disampaikan Kasatreskrim Polres Bandara Ngurah Rai Iptu I Kadek Supendodi. Dikatakan olehnya, antara pihak korban dan tersanka sudah melakukan pembicaraan terlebih dahulu sehingga sepakat untuk berdamai. Pelapor Roger Paulus Silalahi, 72, pun membuat surat pencabutan Laporan Laporan Polisi nomor : Lp-B/03/VI/2022/Bali/Resor Kwsn Bdr I Gst Ngr Rai pada Jumat (10/6).

 

“Surat permohonan pencabutan tersebut langsung kami proses dengan melakukan pemeriksaan kepada korban mengenai alasan pencabutan laporannya,” tuturnya, Minggu (12/6). Korban bersedia mencabut laporan dengan alasan rasa kemanusiaan dari hati yang paling dalam. Amy pun sudah meminta maaf sekaligus menyadari kesalahannya dengan membuat surat pernyataan tidak mengulangi kembali perbuatannya.

 

Selain itu, wartawan asal Jakarta tersebut mengatakan bersedia mengganti kerugian kepada korban sebagai kompensasi atas kerusakan dua Iphone, termasuk data pribadi yang hilang. Pelaku juga tidak akan menuntut ataupun mempermasalahkannya di kemudian hari. Atas dasar itu, kedua belah pihak membuat surat pernyataan kesepakatan perdamaian bermeterai Rp 10 ribu dengan disaksikan oleh kuasa hukum dari pelaku.

 

Akhirnya pada pada Sabtu (11/6), diterapkan RJ tersebut dan Mubinoto Amy langsung dikeluarkan dari Rutan Polres Bandara untuk menghirup udara bebas. “Penyelesaian perkara pidana melalui restorative justice ini sudah di atur dalam Peraturan Kepolisian Negara Repulik Indonesia Nomor 8 tahun 2021 perihal Penanganan Tindak Pidana dengan Berkeadilan Restoratif,” pungkasnya.

Reporter: I Gede Paramasutha

BADUNG, BALI EXPRESS – Tuntas sudah kasus pencurian dua Iphone yang dilakukan seorang wartawan bernama Mubinoto Amy, 40, di toilet terminal kedatangan domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Kamis (2/6) lalu. Bukan berakhir di meja hijau, melainkan secara damai melalui Restoratif Justice (RJ).

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *