JawaPos.com – Qualcomm belum lama ini merilis prosesor mobile kelas atasnya yakni Snapdragon 8 Gen 2. Di beberapa negara, System on Chip (SoC) ini ada yang sudah menjangkau pasar dengan hadir ke lini smartphone flagship. Sejak itu, sejumlah tolok ukur pengujian chip ini telah meningkat di internet.

Salah satu fokus yang paling menarik adalah kemampuan game platform, yaitu kekuatan dan stabilitasnya. Hasilnya menunjukkan bahwa prosesor Qualcomm disebut jauh lebih unggul dari A16 Bionic milik Apple.

Beberapa reviewer sempat menguji smartphone dengan CPU Snapdragon 8 Gen 2 terbaru dari Qualcomm selama Snapdragon Summit 2022. Hasilnya tentu saja luar biasa. Mereka mengungguli tidak hanya prosesor Snapdragon 8+ Gen 1 yang baru saja diluncurkan. Tetapi juga prosesor Apple A15 dan A16 Bionic, khususnya di departemen GPU.

Sementara dalam pengujian nyata, dilansir dari Golden Reviewer, ternyata benar bahwa chip Qualcomm ini memang lebih unggul jika dibandingkan dengan A16 Bionic dari Apple. Pengujian dilakukan dengan menggunakan Vivo X90 Pro+, penerus hebat X80 Pro+.

X90 Pro + adalah smartphone pertama di pasar Tiongkok. Hasilnya, sekarang dimungkinkan untuk menilai kinerja Snapdragon 8 Gen 2 dalam skenario dunia nyata dan membandingkannya dengan model Apple iPhone terbaru. Dan hasilnya mendukung hasil sebelumnya.

Ada dua smartphone yang diuji yakni Vivo X90 Pro+ di sebelah kanan dan iPhone 14 Pro Max di sebelah kiri. Selain itu, Anda dapat melihat bahwa kedua smartphone melakukan benchmark yang sama, Wild Life Extreme Stress Test, tes 20 menit yang paling sulit di 3DMark. Kesimpulannya jelas.

Chip A16 Bionic dari Apple didapati kurang bertenaga dibandingkan Snapdragon 8 Gen 2. Putaran terbaik pada X90 Pro+ menghasilkan 3757 poin, dibandingkan dengan 3354 poin pada iPhone. Lebih buruk lagi, loop terbaik iPhone berada di bawah loop terendah X90 Pro+ (3390 poin).

Stabilitas Snapdragon 8 Gen 2 juga jauh lebih baik. Stabilitas SoC kelas atas Qualcomm mencapai 90,2 persen Sebaliknya, iPhone hanya mencapai 70 persen. Ini menunjukkan bahwa CPU Qualcomm lebih andal selain lebih bertenaga.

Kendati lebih kuat, prosesor Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 bukan tanpa kekurangan. Satu hal yang masih kurang dari chip ini adalah suhu. Sejak beralih ke arsitektur 64-bit, ini telah menjadi salah satu titik lemah dari banyak chip Snapdragon kelas atas.

Selain kekuatan, SoC Snapdragon 8 Gen 2 juga dilaporkan lebih hemat daya. Snapdragon 8 Gen 2 memberikan lebih dari sekadar performa luar biasa. Ini menggunakan lebih sedikit energi juga.
GPU pada chip Qualcomm 60 persen lebih bertenaga dan 88 persen lebih efisien. Beda lagi ulasan, kali ini pengujian dilakukan oleh gadget leakers kenamaan Ice Universe.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *