JawaPos.com – Twitter Blue, layanan berbayar dari jejaring sosial, Twitter yang belum lama ini diperkenalkan di era kepemimpinan Elon Musk telah mengaktifkan fasilitas baru untuk para pelanggan mereka. Sebagai pengguna berbayar, jelas user Twitter Blue diberikan previlege yang mana fitur ini tak ada pada versi gratisan.

Fitur unggulan yang ditawarkan Twitter kepada pengguna layanan Blue termasuk peringkat yang diprioritaskan dalam percakapan. Lebih menariknya lagi dan tentunya berguna bagi para kreator konten, fitur lainnya adalah unggahan video berdurasi hingga 60 menit menurut daftar fitur terbaru yang ditemukan oleh TechCrunch.

Kedua fitur tersebut dijanjikan oleh Elon Musk bulan lalu ketika dia mengatakan pelanggan Blue yang membayar USD 8 per bulan atau berkisar Rp 124 ribuan akan mendapatkan “prioritas dalam balasan, penyebutan & pencarian” dan kemampuan untuk memposting video panjang.

Prioritas balasan sekarang berlaku, dengan halaman dukungan menyatakan bahwa “fitur ini memprioritaskan balasan Anda pada Tweet yang berinteraksi dengan Anda.” Fitur ini juga telah terlihat seliweran di Twitter selama beberapa hari lalu.

Tidak jelas apakah pengguna yang membayar angka tersebut per bulan akan selalu muncul di bagian atas dalam balasan, atau apakah faktor atau faktor juga digunakan. Namun demikian, laman dukungan Twitter mengatakan sebelumnya bahwa peringkat prioritas akan “membantu menurunkan visibilitas penipuan, spam, dan bot.”

Namun, beberapa pengguna telah menyatakan keprihatinan bahwa sistem baru ini akan menurunkan pengalaman bagi pengguna yang tidak membayar, atau bahwa prioritas berbayar dapat membantu pelaku spam, troll, dan lainnya memperkuat pesan mereka.

Sementara terkait video, aturan video baru akan meningkatkan durasi dari 10 menit dan 512 MB menjadi 60 menit dan 2 GB hingga resolusi 1080 piksel, meskipun hanya di web, aturan 10 menit masih berlaku untuk pengguna Android dan iOS.

Twitter juga mencatat bahwa pengguna mungkin memodifikasi atau mengadaptasi video asli untuk distribusi, sindikasi, publikasi, atau disiarkan oleh Twitter dan mitranya atau mengubah kecepatan bit/resolusi tergantung pada kecepatan internet pemirsa.

Kemudian, Elon Musk juga sempat mengatakan bahwa Twitter pada akhirnya akan membayar kreator untuk video yang diunggah, bahkan mungkin melebihi potongan 55 persen yang ditawarkan YouTube.

Namun, belum disebutkan apakah itu akan dilakukan dengan iklan atau cara lain. Juga tidak jelas bagaimana cara menangani masalah pembajakan, mengingat banyak dari tim moderasinya telah dipecat atau dihentikan .

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *